Pages

 

Minggu, 23 Desember 2012

Lebih baik tidak saling mengenal

1 komentar

24 Desember 2012

Kemanapun ujungnya engkau tak akan pernah menemukan yang kau inginkan.
Manusia selalu ingin ini, ingin itu, ingin begini, ingin begitu, banyak maunya.

Setelah dapat ini, tak mau yang ini, ingin yang itu. Hah (menghela nafas)
Kemudian sampai dimana usaha kita membuat harmonis antara tujuan dan cinta.

Seberapa kerasnya insan berharap dalam doa, seberapa kerasnya insan memahami dalam diam, seberapa kerasnya insan memendam perasaan dalam bait kata yang tak tersampaikan semua ini akan tetap menjadi misteri sampai insan siap, sampai insan berani, menghalau waktu atau berjalan melongo dengan waktu.

Saat ini masih dapat berkata bukan yang ini, tidak mau yang ini, mau yang seperti ini, mau yang seperti itu. Lalu seberapa hebatkah kita? Hingga berani mematok..

Karena lebih baik tidak tahu ini, tidak tahu itu, hanya tahu bagaimana saya bisa jadi begini dan saya akan menjadi seperti itu. 

Karena memang benar tulang rusuk tidak akan pernah tertukar, tak usah risau semua adalah milikNya, meminta padanya adalah sekuat hati mengenal Dia dan mengabdi padaNya. 

Saat tulang rusuk itu tuhan hadirkan untukmu dalam ikatan suci yang sekian lama engkau nantikan, sudah seberapa hebatkah anda untuk berkata tidak mampu menerima dia apa adanya?

1 komentar:

Poskan Komentar