Pages

 

Minggu, 29 Mei 2016

Tipe Kepribadian Manusia : Cerita Koleris Parah

0 komentar
Tingkat Satu Semester Dua. ada orang yang saya anggap waktu itu kurang ajar dan tidak sopan, tanpa basa basi mengeluarkan kata yang menyakiti hati (gak sopan kan?) tapi semenjak hari itu saya menjadi sering terdiam dan merenung.

Ini berkaitan dengan teori kepribadian yang di kemukakan oleh Hippocrates, seorang tabib dan ahli filsafat yang sanagat pandai dari Yunani. yang mengatakan bahwa pada dasarnya ada empat tipe temperamen. Sebenarnya, ada beberapa teori mengenai macam-macam kepribadian. Teori yang paling popular dan terus dikembangkan adalah teori Hipocrates-Galenus. Yang merupakan pengembangan dari teori Empedokretus. Berdasarkan pemikirannya, ia mengatakan bahwa keempat tipe temperamen dasar itu adalah akibat dari empat macam cairan tubuh yang sangat penting di dalam tubuh manusia :
1.      Sifat kering terdapat dalam chole (empedu kuning)
2.      Sifat basah terdapat dalam melanchole (empedu hitam)
3.      Sifat dingin terdapat dalam phlegma (lendir)
4.      Sifat panas terdapat dalam sanguis (darah)
Kemudian teori Hippocrates di sempurnakan kembali oleh Galenus yang mengatakan bahwa keempat cairan tersebut ada dalam tubuh dalam proporsi tertentu, dimana jika salah satu cairan lebih dominan dari cairan yang lain, maka cairan tersebut dapat membentuk kepribadian seseorang.
Kemudian sebelum saya berusia 20 tahun mungkin didalam tubuh saya terlalu kering yang terdapat dalam chole (empedu kuning). Saya tumbuh menjadi wanita yang luarbiasa sangat tidak disukai teman sebayanya dan parahnya SAYA TIDAK MENYADARINYA. Saya kira teman-teman saya benar benar tulus tapi ternyata mereka hanya segan saja atau bahkan takut sama saya (ini terjadi pada SMP)

Pertanyaan muncul ketika hasil sosiometri menunjukan bahwa saya adalah peringkat kedua orang yang tidak disukai dikelas (WooooWww Kerreeenz kaan L )

Begini yah tipe koleris



Cairan yang lebih dominan dalam tubuh yaitu cairan chole. Dimana orang yang choleris adalah orang yang memiliki tipe kepribadian yang khas seperti hidup penuh semangat, keras, hatinya mudah terbakar, daya juang besar, optimistis, garang, mudah marah, pengatur, penguasa, pendendam, dan serius.

Berkepala panas, mudah sekali dibangkitkan gairahnya, tapi mudah pula jadi tenang jika lawan yang dihadapinya mengaku kalah. Ia orang yang sibuk tapi tidak menyukai berada tepat di tengah-tengah kesibukan usaha sebab ia tidak tabah. Ia memilih untuk memberikan perintah-perintah tapi tidak mau diganggu dengan pelaksanaan dari perintah-perintah yang diberikannya itu. Ia menyukai jika dipuji di depan umum. Ia menyukai penampilan, kemegahan dan formalitas, ia penuh dengan kebanggaan dan cinta diri sendiri. Ia kikir, sopan tetapi dengan upacara, ia sakit hati luar biasa jika orang lain menolak untuk ikut dalam kepura-puraannya.
Si kuat, orang tipe ini biasanya suka mengatur dan memerintah orang, dia nggak mau ada orang berdiam diri saja sementara dia sibuk kerja/beraktivitas. orang korelis suka akan tantangan, sangat suka berpetualang, mereka juga tegas. tak heran banyak dari usahanya yang sukses karna memang sifatnya yang juga pantang menyerah dan juga mengalah.
sisi negatifnya, mereka orang yang tidak sabaran, segalanya harus cepat karna memang sifat keproduktivitasnya yang tinggi. mereka juga gampang sekali marah, dan suka berprilaku kasar. jadi kalau nemu temen kerjanya uring uringan, suka berkata kasar dan gampang marah, dialah Koleris.
mereka juga suka akan kontoversi dan pertengkaran, bertolak belakang dengan dengan plegmatis yang cinta damai. sifat mereka juga kurang bersimpatin dengan sesama suka memanipulasi orang lain dan memperalat orang lain dan juga kalau salah, susah banget meminta maaf.
Orang koleris sedikit mirip dengan sanguis mereka gampang bergaul dan optimistis. mereka juga bisa berkomunikasi dengan baik dan terbuka dengan orang lain, hmm tipe orang seperti ini cocok sebagai pemimpin
dari keempat sifat manusia diatas, dapat kita menarik kesimpulan bahwa:
KOLERIS
KEKUATAN:
  • Senang memimpin, membuat keputusan, dinamis dan aktif
  • Sangat memerlukan perubahan dan harus mengoreksi kesalahan
  • Berkemauan keras dan pasti untuk mencapai sasaran/ target
  • Bebas dan mandiri
  • Berani menghadapi tantangan dan masalah
  • “Hari ini harus lebih baik dari kemarin, hari esok harus lebih baik dari hari ini”.
  • Mencari pemecahan praktis dan bergerak cepat
  • Mendelegasikan pekerjaan dan orientasi berfokus pada produktivitas
  • Membuat dan menentukan tujuan
  • Terdorong oleh tantangan dan tantangan
  • Tidak begitu perlu teman
  • Mau memimpin dan mengorganisasi
  • Biasanya benar dan punya visi ke depan
  • Unggul dalam keadaan darurat

KELEMAHAN:
  • Tidak sabar dan cepat marah (kasar dan tidak taktis)
  • Senang memerintah
  • Terlalu bergairah dan tidak/susah untuk santai
  • Menyukai kontroversi dan pertengkaran
  • Terlalu kaku dan kuat/ keras
  • Tidak menyukai air mata dan emosi tidak simpatik
  • Tidak suka yang sepele dan bertele-tele / terlalu rinci
  • Sering membuat keputusan tergesa-gesa
  • Memanipulasi dan menuntut orang lain, cenderung memperalat orang lain
  • Menghalalkan segala cara demi tercapainya tujuan
  • Workaholics (kerja adalah “tuhan”-nya)
  • Amat sulit mengaku salah dan meminta maaf
  • Mungkin selalu benar tetapi tidak populer
Terbayangkan jika kelemahannya lebih banyak dibanding kelebihannya? *lanjut cerita
teman saya tersebut mengatakan dengan gamblang kalau saya ini dan itu seingat saya dia mengatakan bahwa saya terlalu banyak berbicara, ingin didengarkan tetapi tidak ingin mendengarkan dan terakhir yang saya ingat dia bilang kalau saya sangat tidak mau kalah dan mengalah. (Cukup)

Ini orangnya

Thanks Bapak Guru Bahasa Inggris. Selamat Anda orang pertama to open my mind my heart
 
Perjuangan Dimulai........
Dari sejak itu saya berusaha 360 derajat keluar dari apa yang dia sampaikan. pelajaran pertama adalah berlatih mendengarkan. 
Latihan ini memerlukan perjuangan keras bagi seorang koleris yang kuat. Saya harus menahan untuk berkomentar banyak, dari banyak cerita, dari ingin selalu didengarkan, dari ingin selalu dipatuhi. Bahkan ini berlangsung sampai dua tahun setelah dinyatakan sukses. Tentu latihan ini membutuhkan siapa yang saya dengarkan. dan ternyata pada akhirnya dia menjadi teman terdekat saya. 


Pengalaman luar biasa pada saat ada orang yang percaya untuk menceritakan apapun kepada saya sampai masalah pribadi dan keluarga. Terimakasih sahabat menjadi bagian terpenting dalam hidup saya Semoga kebahagiaan selalu menyertaimu. 

Terakhir ini adalah teman-teman terbaik saya 






Sahabat sahabat terbaik dari kalian saya belajar banyak hal, dari mulai mengalah, mendengarkan pendapat, mengikuti aturan. Kebersamaan yang kita lalui sungguh berharga dan menyenangkan. Doa terbaik untuk kalian semoga Bahagia selalu. cheeeerrrss :* :* :*

Maafkan atas kesalahan kekhilafan saya merasa terlalu banyak kekurangan tidak bisa berbuat apa-apa untuk kalian sedangkan kalian memberi begitu banyak. 

yang membuat saya bangga bersekolah di Universitas ternama di Bandung bukan karena IPK yang hampir 3,5 tapi saya banyak belajar dan saya diselamatkan. 

0 komentar:

Poskan Komentar