Pages

 

Rabu, 28 Maret 2012

AQIQAH

0 komentar

1.      Pengertian Aqiqah
Aqiqah menurut bahasa artinya ‘memotong’. Ada yang mengartikan bahwa yang dipotong ialah hewan ternak sebagai bentuk syukur atas kelahiran seorang anak. Namun ada juga yang mengartikannya sebagai acara pemotongan rambut bayi yang baru lahir.
Secara terminologi Aqiqah adalah penyembelihan hewan ternak, yakni domba/kambing untuk bayi yang dilahirkan pada hari ke-7, 14, atau 21. Jumlahnya dua ekor untuk bayi laki-laki dan 1 ekor untuk bayi perempuan.

2.      Hukum Aqiqah Setelah Dewasa/Berkeluarga
Pada dasarnya Aqiqah disyariatkan untuk dilaksanakan pada hari ke-7, 14, atau 21 setelah kelahiran.  Namun, jika ternyata ketika kecil seseorang belum diaqiqahi, ia bisa mengaqiqahi sendiri di saat dewasa.
Pendapat diatas didukung oleh beberapa mahzab/imam, yaitu Iman Ahmad dan Imam Syafi’i.
3.      Hal-hal yang Disyariatkan Sehubungan dengan Aqiqah yang Berhubungan dengan Sang Anak
a.       Disunatkan untuk mmeremberi nama dan mencukur rambut (menggunduli) pada hari ke-7 sejak kelahirannya
b.      Bagi anak laki-laki disunatkan beraqiqah 2 ekor kambing sedang bagi anak perempuan 1 ekor
c.       Aqiqah ini diutamakan agar dilakukan oleh orang tua sang anak, tetapi boleh juga oleh keluarga yang lain (kakek dan sebagainya)
d.      Aqiqah ini hukumnya sunnah

4.      Daging Aqiqah Lebih Baik Mentah atau Dimasak
Dari hadits riwayat Aisyah ra. Daging Aqiqah dianjurkan agar dimasak. Kemudian dibagikan kepada tetangga dan para fakir miskin baik itu muslim maupun non-muslim.
5.      Pemberian Nama Anak
Tidak diragukan lagi bahwa ada koherensi antara arti sebuah nama dengan yang diberi nama. Abu Hurairah ra, meriwayatkan bahwa Rasulullah pernah memberi nama dua orang bayi dengan nama yang baik-baik sebagai doa agar anak itu menjadi anak baik-baik kelak.
Oleh karena itu, pemberian nama yang baik untuk anak-anak menjadi salah satu kewajiban orang tua. Di antara nama-nama baik yang layak diberikan adalah nama nabi penghulu zaman, yaitu Muhammad. Sebagaimana sabda beliau : Dari Jabir ra. Rasul bersabda :”Namailah dengan namaku dan janganlah engkau menggunakan kunyahku.” (HR. Bukhari 2014 dan Muslim 2133)
6.      Mencukur Rambut
Mencukur rambut adalah anjuran nabi yang sangat baik untuk dilaksanakan ketika anak yang baru lahir pada hari ketujuh.
Dalam hadits Samirah disebutkan bahwa rasul bersabda :”Setiap anak terikat dengan Aqiqahnya. Pada hari ketujuh disembelihkan hewan untuknya, diberi nama, dan dicukur rambutnya.” (HR.at-Tirmidzi)

0 komentar:

Poskan Komentar