Pages

 

Kamis, 29 Maret 2012

PERKEMBANGAN PRIBADI SOSIAL SISWA SEKOLAH DASAR

0 komentar

Pada usia ini anak mulai memiliki kesanggupan menyesuaikan diri sendiri (egosentris) kepada sikap yang kooperatif (bekerjasama) atau sosiosentris (mau memperhatikan kepentinngan orang lain). Anak dapat berminat terhadap kegiatan-kegiatan teman sebayanya, dan bertambah kuat keinginannya untuk diterima menjadi anggota kelompok (gang), dia merasa tidak senang apabila tidak diterima dalam kelompoknya. (Yusuf:2004).
Agar anak dapat menjadi individu yang mampu bermasyarakat diperlukan proses sosialisasi. berikut tahapan proses sosialisasi yang dikemukakan oleh Hurlock (ali nugraha dan yeni rahmawati, 2008:1.18) yaitu
1.      Belajar untuk bertingkah laku dengan cara yangd apat diterima masyarakat
2.      Belajar memainkan peran social yanga da di amsyarakat
3.      Mengembangkan sikap atau tingah laku social terhadap individu lain dalam aktivitas social yang ada di masyarakat
Pada perkambangannya, berdasarkan ketiga tahap proses sosialisasi ini, individu akan terbagi kedalam dua kelompok, kelompok individu social dan individu nonsosial. individu social adalah mereka yang tingkahlakunya mencerminkan ketiga ketiga proses sosialisasi dan mereka mampu mengikuti kelompok. individu nonsosial adalah individu yang tidak mengetahui apa harapan kelompok social kadang tidak jarang mereka tumbuh menjadi individu yang anti social, yaitu individu yang mengetahui harapan social namun dengan sengaja melawan hal tersebut
Perkembangan perilaku social menurut Buhler
Tahap
Cirri-ciri
Kanak-kanak awal (0-3 thn)
Subyektif
Segala sesuatu dilihat ebrdasarkan pandangan sendiri
Keritis 1 (3-4 thn)
Trozt Alter
Pembantah, keras kepala
Kanak-kanak Akhir (4-6 thn)
Masa subyektif menuju masa obyektif
Mulai bisa menyesuaikan diri dengan aturan
Anak sekolah (6-12 thn)
Masa obyektif
kritis II (12-13 thn)
Masa prepuber
Membandingkan dengan aturan-aturan

Perilaku coba-coba, serba salah, ingin diuji.
Remaja awal (13-16 thn)
Masa subyektif menuju masa obyektif
Mulai menyadari adanya kenyataan yang berbeda dengan sudut pandangnya
Remaja Akhir (16-18 thn)
Masa obyektif
Berprilaku sesuai dengan tuntutan masyarakat dan kemampuan dirinya.

0 komentar:

Poskan Komentar