Pages

 

Rabu, 07 Maret 2012

TEORI PERKEMBANGAN KARIR SUPER DAN PROGRAM BIMBINGAN KARIR

2 komentar


A.   
RESUME TEORI DONAL SUPER

Asumsi yang mendasari perkembangan karir Super adalah bahwa perkembangan karir dipengaruhi oleh beberapa faktor yang berada dalam diri individu (internal) seperti kecerdasan, bakat khusus, minat dan yang ada diluar individu (eksternal) yaitu aspek-aspek lingkungan sosial-ekonomi seperti lingkungan masyarakat, sekolah dan keadaan ekonomi. Gabungan dari keseluruhan faktor tersebut berpengaruh terhadap pandangan individu mengenai karir dan harapan individu terhadap masa depannya. Faktor-faktor tersebut juga berpengaruh terhadap perkembangan individu yang akan membentuk konsep diri individu. Berdasarkan asumsi ini super membagi teorinya kedalam dua konsep utama yaitu konsep peran kehidupan dan konsep tahap kehidupan
Bagi Super peran-peran hidup menggambarkan enam peran utama individu yaitu pelajar (student), Pekerja (worker), warga negara (citizen), aktivitas waktu luang (leisurute), keluarga (homemaker) dan anak (child)

Gambar disamping menunjukan rentang kehidupan dari taham pertumbuhan sampai tahap kemunduran. Keenam peran kehidupan dari teori Super diaplikasikan dalam beberapa aktivitas sepanjang rentang hidupnya
Tahapan perkembangan karir Super dimulai anak-remaja yaitu berada pada tahap pencarian, tahap penemuan yaitu pada usia dewasa muda sampai dewasa, usia dewasa-tengah baya berada pada tahap pemantapan, tahap pemeliharaan dimulai pada masa tua dan tahap penurunan dimulai pada lanjut usia. Berikut adalah tabel perkembangan karir super beserta karakteristiknya :

Tahapan Perkembangan Karir Super
usia
Tahapan perkembangan karir
Karakteristik perkembangan
0-14
Pertumbuhan (Growth)
Mengembangkan/membentuk konsep diri, mengembangkan kapasitas, sikap-sikap, minat-minat, dan kebutuhan, serta membentuk pemahaman general dalam memahami dunia kerja
15-24
Eksplorasi (Exploratiory)
Berhubugan dengan lingkungan bekerja, sekolah dan pengalaman rekreasional yang berhubungan dengan peningkatan kemampuan (keterampilan) kerja mengkondisikan minat-minat mengumpulan informasi yang berhubungan dengan pekerjaan
25-44
Pemantapan (Establishment)
Pengalaman kerja secara formal atau mengikuti pelatihan spesifik yang meningkatkan dan membangun keterampilan untuk meraih suatu tujuan (jabatan) dalam suatu pekerjaan
45-64
Pemeliharaan (Maintenance)
Melakukan proses penyesuaian untuk meningkatkan posisi dalam suatu pekerjaan.
65
Penurunan (Decline)
Mempertimbangkan pra pensiun untuk mengurangi aktivitas kerja dan memasuki usia pensiun.

B.     ANALISIS

Teori pekerbangan karir Super merupakan teori yang paling menyuluruh dibandingkan dengan teori lainnya karena terdapat tujuan yang harus dicapai pada tiap rentang usia dan menjelaskan keterkaitan antara setiap rentang usia. Kegagalan dalam mencapai tahap tugas perkembangan pada periode tertentu akan menghambat perkambangan pada periode selanjutnya.
Dalam Bimbingan dan konseling, Bimbingan karir merupakan upaya bantuan terhadap individu agar dapat mengenal dan memahami dirinya, mengenal dunia kerjanya, dan mengembangkan masa depannya yang sesuai dengan bentuk kehidupannya yang diharapkan. (Nurihsan 2006), ini sesuai dengan teori tahapan perkembangan karir Super dari mulai pemahaman tentang konsep diri, pengenalan tentang dunia kerjanya dan mengembangkan masa depannya.
Masa remaja (SMA) berada pada tahap ekplorasi yaitu tahap penemuan atau fase kristalisasi yaitu individu membangun tingkat tentang kerja yang masih tercampur dengan konsep diri mereka secara umum yang telah ada kemudian individu mulai mempersempit pilihan karir dan mulai mengarahkan tingkah laku diri agar dapat bekerja pada bidang karir tertentu. Siswa harus sudah menentukan pilihan karir dan menentukan jenis dan spesifikasi karir.
Bimbingan karir pada SMA/SMK mengarahkan kepada perencaan karir yang ditunjukan dalam aktivitas pencarian perncarian informasi dengan mengetahui wawasan dan persiapan karir, memahami pertimbangan alternatif pilihan dan memiliki perencanaan karir dimasa depan, ekplorasi karir yaitu mempelajari keterampilan-keterampilan yang harus dimiliki bagi pekerjaan yang mereka inginkan.
Pada tahap ini individu memperoleh kejelasan terhadap pilihan-pilihan karir, dihubungkan dengan minat, kemampuan, kekuatan dan klemahan yang dimilikinya.

C.    PROGRAM BIMBINGAN KARIR

1.      DASAR PEMIKIRAN
Siswa SMA/SMK berada pada masa remaja yaitu masa peralihan dan pencarian jati diri. Dilihat dari perspektif psikososial, menurut Erikson (Yusuf, 2004:188) remaja merupakan masa pencarian identitas dimana remaja berada dalam kontimum antara identity and identity confusion. Problematika yang dihadapi oleh individu pada masa remaja adalah sebuah kemutlakan dalam menjalani proses pertumbuhan dalam mencapai dan memenuhi tugas perkembangan pada fase ini.
Pelayanan bimbingan dan konseling karir adalah  membantu indvidu agar mampu menentukan dan mengambil keputusan secara tepat dan bertanggung jawab atas keputusan yang diambilnya sehingga mampu mewujudkan dirinya secara bermakna. (Nurihsan,2006).
Hasil temuan terhahulu (Trya : 2008), siswa kelas XII program keahlian Administasi Perkantoran SMK Negeri se-Kota Bandung telah memiliki tingkat kematangan yang tinggi (matang), namun, pencapaian siswa tiap aspek beragam, hal ini menunjukan siswa tersebut masih memiliki tingkan konsistensi pilihan karir yang cenderung berubah-ubah.

A.    VISI DAN MISI PROGRAM
Visi : Mengembangkan kompetensi karir siswa kelas SMA/SMK
Misi : Mengadakan layanan bimbingan karir agar siswa :
                                                            1.      Memahami dirinya dan dunia kerjanya
                                                            2.      Memperoleh keterampilan-keterampilan yang sesuai dengan bidang pekerjaan yang akan mereka pilih
B.     TUJUAN
1.      Tujuan Umum
Bertujuan untuk membantu memfasilitasi siswa dalam perencanaan karir, ekspolasi karir dan pemilihan karir

2.      Tujuan khusus
a)        Siswa memiliki dapat memahami dan menilai dirinya
b)        Siswa menyadari nilai-nilai yang ada pada diri dan masyarakat
c)        Siswa mengetahui lingkungan pekerjaan yang berhubungan dengan potensi dirinya serta memahami jenis-jenis pendidikan dan pelatihan yang diperlukan untuk mengembangkan karir dalam bidang tertentu
d)       Siswa dapat merencanakan masa depan
e)        Siswa dapat membetuk pola-pola karir, yaitu kecenderungan arah karir
C.    SASARAN PROGRAM
Sasaran program ini adalah siswa kelas X, XI, XII SMA/SMK
D.    KEGIATAN
             1.              Layanan Dasar Bimbingan Karir
Bimbingan klasikal :membantu seluruh siswa mengembangkan perilaku efektif dan keterampilan-ketaranpilan hidupnya yang mengacu pada kompetensi karir siswa. Layanan dasar bimbingan karir yaitu 1) memiliki tanggung jawab, 2) mengenal diri dan pekerjaan,
             2.              Layanan Responsif Bimbingan Karir
Memungkinkan siswa mendapatkan layanan langsung tatap muka dengan guru BK atau wali kelas dalam pengentasan masalah.
Kolaborasi dengan wali kelas, personel sekolah lain dan orangtua anak
             3.              Perencanaan Individual
Membantu siswa membuat dan mengimplementasikan rencana-rencana pendidikan, dan pekerjaan, memantau perkembangannya sendiri, merencanakan dan mengimlementasikan rencana sesuai dengan pemantauan dan pemahamannya
             4.              Dukungan System
Pengembangan profesional, hubungan yang lebih luas bersama masyarakat, melakukan kolaborasi dengan orangtua siswa, guru mata pelajaran, wali kelas, kepala sekolah, guru BK, dan personel sekolah lainnya.melakukan kunjungan rumah.

2 komentar:

Nopina A.H.P mengatakan...

Mbak, resume na bagus, tp
Mbak, ne sumber na drmn ya,?
Tlg d reply y mbak,,
Mkasih

wadi md mengatakan...

tq sumber yang menarik

Poskan Komentar